Jumat, 25 Maret 2016

Berwirausaha Di Bidang Sandang



Sandang
Pengertiannya:
1. Sandang.
Sandang adalah pakaian yang diperlukan oleh manusia sebagai mahluk berbudaya. Pada awalnya manusia memanfaatkan pakaian dari kulit kayu dan hewan yang tersedia di alam. Kemudian manusia mengembangkan teknologi pemintal kapas menjadi benang untuk ditenun menjadi bahan pakaian. Pakaian berfungsi sebagai pelindung dari panas dan dingin. Lama kelamaan fungsi pakaian berubah, yakni untuk memberi kenyamanan sesuai dengan jenis-jenis kebutuhan seperti pakaian kerja, pakaian rumah, untuk tidur dan sebagainya.
Kebutuhan sadang tradsional Menurut arkeolog dan antropolog, pakaian paling awal kemungkinan terdiri dari bulu , kulit , daun, atau rumput yang terbungkus, dibungkus, atau diikatkan di tubuh. Pengetahuan tentang pakaian tersebut tetap inferensial, karena bahan pakaian memburuk dengan cepat dibandingkan dengan batu, tulang, shell dan artefak logam. Para arkeolog telah mengidentifikasi sangat awal jarum jahit tulang dan gading dari sekitar 30.000 SM, ditemukan di dekat Kostenki , Rusia pada tahun 1988. Dicelup rami serat yang bisa digunakan dalam pakaian telah ditemukan di sebuah gua prasejarah di Republik Georgia yang tanggal kembali ke 36.000 BP.
Bisnis dalam sektor sandang dan asesoris merupakan peluang bisnis yang menguntugkan. Karena prospeknya yang bagus. Banyak yang membuka usaha dalam bidang ini. Sehingga banyak sekali pesaing yang ditemukan dalam bidang bisnis yang sama. Harganya pun relatif bersaing atau kompetitif disebebkan persaingan yang sangat ketat dalam bisnis ini. Contohnya saja, bisnis pakaian kebaya yang berada di pasar tradisional. Kita dapat menemukan banyak penjual  baju kebaya di tempat yang berdekatan dengan harga yang sangat kompetitif. Hal ini dikarenakan untuk menarik pelanggan. Jika harganya tidak kompetitif, maka pelanggan akan mencari penjual yang menawarkan baju kebaya dengan harga standar menurut mereka 

  • Faktor komoditas yang butuh aspek ‘pembeda’ dan keunikan yang jelas

Bisnis yang berprospek bagus adalah bisnis yang banyak digeluti oleh banyak pebisnis. Oleh karena itu, ketersediaan komoditas terkadang tidak mencukupi. Apalagi faktor komoditas ini harus memiliki pembeda artinya dapat membedakan brand seorang pebisnis dengan lainnnya. Biasanya komoditas yang seperti ini susah untuk dicari. Biasanya pebisnis mendatangkan komoditas ini dari luar daerah. Contohnya adalah pengusaha baju kebaya yang berada di pasar Tanah Abang. Para pengusaha selalu memberikan pembeda terhadap baju kebaya yang mereka jual. Biasanya mendatangkannnya dari daerah seperti Sumatera Barat, Jawa Barat, dll.

  •  Faktor Tren yang begitu cepat berubah

Seperti yang sudah diketahui bahwa bisnis sandang merupakan bisnis yang dinamis. Artinya bisnis ini memerlukan inovasi terus menerus dan harus mengikuti tren yang terus beruba. Jika tidak mengikuti tren yang berkembang maka bisnis akan terhenti bakan bisa mati. Jika pengusaha tidak melakukan forcasting dengan baik maka akan mendatangkan kerugian di bidang persediaan. Biasanya engusaha selalu melakukan persediaan. Jika tidak manhir dalam membaca situsi bisnis yang terus berkembang. Persedian bisa saja tidak terjual dan mendatangkan kerugian. Oleh sebab itu pebisnis harus manhir dalam membaca situasi bisnis yang ada. Melakukan persediaan dengan forcasting yang baik. Sehingga tidak terjadi overstock ataupun understock.

  •  Faktor  pesaing – pesaing yang besar

Biasanya hal ini sangat dirasakan bagi pebisnis – pebisnis yang ingin memulai usahanya dari nol. Mulai memperkenalkan merek meraka sampai mengembangkan merek mereka dari nol. Mereka akan merasa sedikit tertekan dengan binsis yang sudah relatif nama memiliki brand yang kuat. Disini. Pebisnis di tuntut untuk berfikir kreatif agar dapat membedakannya dengan bisnis yang sudah besar. Kecendrungan konsumen adalah membeli sandang dari pebisnis yang sudah lama menggeluti bisnis tersebut. Secara otomatis saja, bisnis kecil menjad kurang percaya diri dalam menjalankan bisnisnya. Bisnis – bisnis yang baru memulai usahanya harus mengembangkan kepercayaan konsumen konsumen terhadap merek mereka. Hal ini lah yang sangat sulit untuk dilakukan.

Dari semua artikel tentang sandang di atas saya dapat menyimpulkan pendapat saya: Bisnis dalam sektor sandang dan asesoris merupakan peluang bisnis yang menguntugkan, apalagi jika kita telah mengetahui apa yang sedang diinginkan atau dibutuhkan pasar saat ini. Memang banyak pesaing kita untuk memasarkan dagangan kita di pasaran, untuk itu kita harus lebih berani menjual barang secara kompetitif dengan yang lain agar di pasaran produk/barang yang kita jual tidak kalah dan sampai membangkrutkan kita, selain itu kita juga harus melek terhadap tren masa kini yang cenderung setiap masa ke masa berubah. Karena itulah sasaran pasar untuk menjual baju atau pakainan yang kita jual, seperti yang sudah diketahui bahwa bisnis sandang merupakan bisnis yang dinamis. Artinya bisnis ini memerlukan inovasi terus menerus dan harus mengikuti tren yang terus beruba.
Jadi initinya jika kita mau membuka usaha di bidang sandang kita harus menguasai atau mempelajari selak beluknya dalam berwirausaha saperti itu sebelum terjun kelapangan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar